.

PDIP Sepelekan Salah Input Situng Karena Tak Mau Jokowi Lengser

Ketua Divisi Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai adanya kesalahan input sistem penghitungan surat suara (Situng) KPU lebih menguntungkan PDIP yang sudah unggul dalam hitung cepat.

Hal itulah yang membuat sikap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menganggap kesalahan input Situng sebagai hal teknis yang mudah diperbaiki.

"Hasto menyepelekan sebuah peristiwa yang patut diduga menjadi sebuah kecurangan. Saya pikir Hasto (PDIP) diuntungkan," kata Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/4).

Terlepas dari perolehan hitung cepat beberapa lembaga survei, Demokrat menilai persoalan itu bukan perkara yang bisa dianggap angin lalu.

Untuk saat ini, KPU mengakui ada lima tempat pemungutan suara (TPS) di lima wilayah yang mengalami kesalahan input. Wilayah tersebut adalah Maluku, NTB, Jawa Tengah, Riau dan Jakarta Timur.

Namun demikian, Ferdinand tak mudah percaya begitu saja.

"Bisa saja salah input ini tidak hanya satu. Bisa ada puluhan, ratusan, ribuan, bahkan puluhan ribu (salah input) karena akan ada 800-an ribu lebih TPS yang akan diinput datanya," jelasnya.

Ia tak mau berprasangka buruk terhadap salah input yang dilakukan KPU. Namun bisa jadi kekhawatiran masyarakat soal indikasi kecurangan ini benar adanya.

Terlebih dengan sikap PDIP sebagai pemenang Pileg versi beberapa lembaga survei ini yang justru terkesan emmbela KPU.

"Apa yang dinyatakan Hasto ini sepele saja, apa sebuah salah teknis? Saya pikir Hasto merasa diuntungkan untuk menambah suara pasangan Jokowi-Maruf," tandasnya. -
loading...

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PDIP Sepelekan Salah Input Situng Karena Tak Mau Jokowi Lengser"

Post a Comment